Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

CERITA RAKYAT INDONESIA TIMUR

Dimulai pada zaman dahoeloe saat. . 

Kakek tua-renta berbarengan cucunya (10 thn) melancong ke Negri “Nunjauh” melewati empat Negri berpadang pasir dengan seekor Keledai kurus. 

Dimuka perjalanan awal mula sang cucu menunggangi keledai itu hingga di Negri Pertama serta disambut oleh masyarakat dengan kata makian yg diperuntukkan pada sang cucu “Cucu durhaka, teganya menyiksa sang kakek renta jalan ditriknya panas matahari”, 
…. no coment. . , 
“gantian donk, giliran Kakek saat ini naik keledai ke Negri Kedua” 
. . sesampai di Negeri Ke-2 disambut cacian masyarakat ” Kakek kurang ajar, telah bau pasir (dengan kata lain ajal nyaris tiba) , enak saja naik keledai sendirian 
…no coment. . lalu kata kakek ” Yuk. . naik berdua menuju Negri Ketiga. . ”, 
Tiba di Negri Ketiga disambut yel. . yel. . ”sadis banget nih Kakek and Cucu, . . tak berprikeledaian, nyiksa binatang yang telah kuyus. . ” 
…no coment… 
lanjut narasi utk menuju Negri Selanjutnya, sang Kakek mengajak cucunya berdua menggusung sang keledai melewati padang pasir utk meneruskan perjalannya. . , 
sesampai di Negeri Ke empat …disambut dengan caka lele (tarian rakyat moderen dijaman itu) sembari diteriaki. . 
” Orang Hilang ingatan. . Orang Gila” 
… no coment. . , sasampai di gubuk, sang cucu ajukan pertanyaan pada sang kakek ” kok. . respon orang macam-macam ya. . kek! ! ? ”, 
jawab kakek ” biarin aje. . , emank nya gue fikirin, kalau juga kita cuma menarik keledai. . tentu mereka katakan. . Kakek serta Cucu yaitu binatang yang lebih goblok dari keledai”……